Friday 7 February 2014

HITUNG ANGKA BINER

buat cara ngitung biner
cara ngitung biner
Bilangan desimal adalah sebuah sistem bilangan yang menggunakan 10 (sepuluh macam angka), yaitu dimulai dari angka 0, 1, sampai dengan 9. Setelah angka 9 maka angka yang digunakan adalah 1 0, 1 1 dan seterusnya. Bilangan desimal ini adalah bilangan yang biasa kita gunakan dalam kehidupan kita sehari-hari, jadi saya rasa kita semua sudah faham bagaimana penggunaan bilangan desimal.

Sedangkan bilangan biner adalah sistem bilangan yang hanya mengenal atau menggunakan 2 angka, yaitu angka 0 dan 1. Biasanya angka biner digunakan pada sistem bilangan digital pada komputer. Sebagai contoh, jika terdapat bilangan desimal 12 maka bilangan binernya adalah 1100. Mungkin untul sebagian orang akan sedikit membingungkan mengenai hasil yang didapat. Nah, pada kesempatan ini, saya akan mencoba berbagi Cara Konversi Bilangan Desimal ke Biner.

Untuk melakukan Konversi bilangan desimal ke biner, caranya sangatlah mudah yaitu dengan cara membagi bilangan desimal dengan angka 2 dan sisa dari hasil baginya merupakan bilangan biner. Masih bingung ? coba perhatikan contoh berikut :

Diketahui : Bilangan desimal 12
Ditanyakan : Bilangan biner dari angka 12
Jawab : 12 : 2 = 6 sisa 0
6 : 2 = 3 sisa 0
3 : 2 = 1 sisa 1
1 : 2 = 0 sisa 1
Setelah kita lakukan pembagian maka kita tinggal urutkan sisa dari hasil pembagian tersebut dari urutan paling bawah. Jika kita lihat contoh diatas, maka hasil konversi bilangan desimal ke biner dari angka 12 adalah 1100. Gampang kan ?

Sekarang kebalikan dari cara konversi bilangan desimal ke biner, atau cara konversi bilangan biner ke desimal juga caranya relatif mudah juga. Yaitu dengan cara kita mengalikan setiap angka biner dengan angka 2 pangkat n. Huruf n di sini adalah mewakili jumlah angka biner yang tersedia dan penghitungan dimulai dari angka paling kanan. Untuk lebih jelas kita lihat contoh berikut :

Diketahui : Bilangan biner 1100
Ditanyakan : Bilangan desimal dari angka 1100
Jawab : 0 x (2 pangkat 0) = 0
0 x (2 pangkat 1) = 0
1 x (2 pangkat 2) = 4
1 x (2 pangkat 3) = 8
Setelah kita ketahui hasil dari pengkalian 2 pangkat n maka kita tambahkan hasilnya, jadi 0 + 0 + 4 + 8 = 12. Nah sekarang dapat kita ketahui bahwa hasil konversi dari angka biner 1100 adalah 12. Cukup mudah bukan ?


materi filenya -> disini
source: http://blog-smkmadu.blogspot.com/2012/12/cara-konversi-bilangan-desimal-ke-biner.html#giEbFyzo1tjbmV3z.99

Monday 18 November 2013

Nama Domain

Pada awalnya nama domain hanya dapat dituliskan dengan ke-26 abjad Latin, namun saat ini telah dimungkinkan untuk menggunakan abjad asing dengan Internasionalisasi nama domain.
Sistem nama domain (DNS) adalah aturan yang dipakai dalam sistem penamaan dari nama domain ini.
Domain kelas-atas Generiks
Tidak bersponsor .biz  .com  .edu  .gov  .info  .int  .mil  .name  .net  .org
Bersponsor .aero  .cat  .coop  .jobs  .mobi  .museum  .pro  .tel  .travel
Infrastruktur .arpa  .root
Startup phase .asia
Diusulkan .berlin  .bzh  .cym  .gal  .geo  .kid  .kids  .mail  .nyc  .post  .sco  .web  .xxx
Dihapus .nato
Dipesan .example  .invalid  .localhost  .test
Pseudo-domain .bitnet  .csnet  .ip  .local  .onion  .uucp
Tidak resmi see Alternative DNS roots

See also: Domain Kelas-atas Kode Negara

Daftar ccTLD


A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

*=Registrasi luar negeri yang diperbolehkan

A[sunting sumber]

B

C

D

E[sunting sumber]

F

G

H[sunting sumber]

I

J

K

L

M

N

O

P

Q[sunting sumber]

R[sunting sumber]

S

T

U

V[sunting sumber]

W

Y

(kode domain secara resmi digantikan oleh .cs (lihat di atas) namun tetap dipakai; kode domain "dipakai untuk pergantian" oleh ISO 3166-1)

Z